Bernostalgia dalam lezatnya semangkuk es krim. Ketika Anda memasuki ruangan, interior bergaya Eropa klasik, akan segera menyembut kedatangan Anda. Sebuah piano tua berwarna hitam di pojok ruangan, nampak masih sangat terjaga.  Tak hanya itu, jejeran foto hitam putih berbingkai, mampu memberikan nuansa tempo dulu yang kuat.

Yap, itulah suguhan yang akan Anda dapatkan ketika berkunjung ke Toko Oen. Awalnya, pada tahun 1910, Ibu Liem Gien Nio hanya menjajakan kue kering di Yogyakarta dengan nama Toko Oen, yang diambil dari nama suaminya, Oen Tjoen Hok. Kemudian, pada tahun 1922, Toko Oen pun berkembang menjadi kedai es krim dan restoran. Resep restorannya sendiri mengikuti citarasa khas Indonesia, Cina, dan Belanda.

Toko Oen Carismarent-4

Pada tahun 1934, dibukalah cabang di Kota Jakarta dan kota Malang. Namun sayangnya, cabang Jakarta harus ditutup pada tahun 1973, dan gedung diambil alih oleh  Algemene Bank Nederland (ABN). Begitu pula dengan cabang Malang, yang diambil alih oleh pemilik baru dengan nama dagang Toko “OEN”, tetapi tanpa ijin dari pemegang hak paten nama Toko “OEN”.

Terakhir, dibukalah cabang Toko Oen di Semarang pada tanggal 16 April 1936, di Jalan Bodjong nomor 52 (kini Jalan Pemuda).. Dulunya, gedung Toko Oen ini adalah sebuah grillroom yang dioperasikan oleh seorang berkewarganegaraan Inggris. Saat ini Toko Oen Semarang di kelola oleh Yenny Megaputri, salah satu cucu dari Ibu Liem Gien Nio.

Toko Oen Carismarent-3

Ciri khas dari Toko Oen ini adalah deretan toples kue-kue kering di dalam etalase yang sangat menggoda lidah. Menariknya, sebelum memilih kue, Anda dapat mencicipinya secara gratis. Kue kering yang disuguhkan sangat bervariasi, seperti Katetong atau Lidah Kucing, dan Egg Roll. Kelezatan kue kering ini tidak boleh Anda lewatkan, sembari menikmati lembutnya sajian es krim.

Toko Oen Carismarent-2

Tutti Frutti dan Oen's Symphony, adalah dua pilihan es krim yang dapat membuat Anda ketagihan. Rasa Tutti Frutti dan Oen's Symphony ini, seringkali diburu oleh turis mancanegara ataupun domestik. Selain es krim, Toko Oen juga menjual aneka jajanan khas Belanda, seperti Speculaas dan Koekjes. Ada yang bercita rasa keju, kacang-kacangan, rempah, dan cokelat.

Anda masih penasaran ingin mencicipi yang lain? Jangan khawatir, masih ada berbagai menu khas Eropa yang direkomendasikan oleh tim Liburan Semarang. Diantaranya adalah Huzarensla (salad ala Belanda), Bistik Hamburg, Cordon Bleu, Inner Schnitzel, dan  Kakap ala Meuniere.

Suasana Toko Oen yang sangat nyaman ini, begitu cocok untuk dijadikan tempat santai bersama keluarga di akhir pekan. Selain itu, Bila Anda berkunjung ke sini di akhir pekan, Anda akan ditemani dengan suguhan live music.

 

Nuansa Tempo Doeloe di Toko “Oen” Semarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *